Kamis, 23 Januari 2014

Pengertian DFD




Apa itu DFD? Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafis dari aliran data melalui sistem informasi. Hal ini memungkinkan Anda untuk mewakili proses dalam sistem informasi dari sudut pandang data. DFD memungkinkan Anda memvisualisasikan bagaimana sistem beroperasi, apa sistem menyelesaikan dan bagaimana itu akan dilaksanakan, bila disempurnakan dengan spesifikasi lebih lanjut.
Data flow diagram digunakan oleh analis sistem untuk merancang sistem pemrosesan informasi tetapi juga sebagai cara untuk model seluruh organisasi. Anda membangun DFD pada awal pemodelan proses bisnis Anda untuk memodelkan fungsi sistem anda harus melaksanakan dan interaksi antara fungsi-fungsi bersama dengan berfokus pada pertukaran data antara proses. Anda dapat mengaitkan data dengan model data konseptual, logis, dan fisik dan model berorientasi objek.
Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan proses kerja suatu sistem.
DFD menurut Mahyuzir, 1991 adalah teknik grafik yang digunakan untuk menjelaskan aliran informasi dan trasformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga ke keluaran. DFD menggambarkan penyimpanan data dan proses mentranformasikan data.
DFD menurut Kristanto, 2003 adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluaran dari sistem, dimana data di simpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut, dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

Level DFD
1.      Diagram Konteks 
Menggambarkan satu lingkaran besar yang dapat mewakili seluruh proses yang terdapat di dalam suatu sistem. Merupakan tingkatan tertinggi dalam DFD dan biasanya diberi nomor 0 (nol). Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran-aliran data utama menuju dan dari sistem. Diagram ini sama sekali tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan.
2.      Diagram Nol (diagram level-1)
merupakan satu lingkaran besar  yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya. Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data.
3.      Diagram Rinci
merupakan diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram Nol.

Komponen DFD
Simbol yang digunakan pada DFD model Yourdon sebagai berikut :
1.      Data Flow (arus data)
Merupakan kesatuan lingkungan di luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.
2.      External entity (Kesatuan luar) atau boundary (batas sistem)
Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus data ini ditunjukkan dengan simbol panah.
3.      Procces (proses)
Proses adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dari hasil suatu data yang masuk kedalam proses untuk menghasilkan data yang keluar dari proses. Simbol yang digunakan untuk merepresentsikan proses
4.      Data Store (Simpanan data)
Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa  :
a.       Suatu file atau database dalam komputer 
b.      Suatu arsip atau catatan manual
c.       Suatu kontak tempat data dimeja seseorang 
d.      Suatu label acuan seseorang 
e.       Suatu agenda atau buku

Fungsi DFD
Fungsi dari Data Flow Diagram adalah :
1.      Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
2.      DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
3.      DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Jenis DFD
Ada dua jenis DFD, baik yang mendukung pendekatan top-down untuk analisis sistem, dimana analis mulai dengan mengembangkan pemahaman umum tentang sistem dan secara bertahap memecah komponen keluar ke lebih rinci:
1.      Logical data flow diagrams : adalah implementasi-independen dan menggambarkan sistem, bukan bagaimana kegiatan yang dicapai.
2.       Physical data flow diagrams : adalah implementasi-dependent dan menggambarkan entitas aktual (perangkat, departemen, orang, dsb) yang terlibat dalam sistem saat ini. 

Sumber :

Selasa, 05 November 2013

Lanjutan Merangkum SIA



BAB 5
Memahami dan Mendesain Data Akuntansi
Basis data (database) adalah pengumpulan data terkait yang komprehensif. Basis data diatur oleh sistem manajemen basis data (database managenent system), yang merupakan seperangkat program yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan,memodifikasi,dan menyaring informasi dari basis data.
File transaksi (transaction file) digunakan untuk mencatat informasi mengenai berbagai kejadian didalam proses bisnis organisasi. File induk (master file) digunakan untuk menyimpan data acuan dan data ringkasan tentang berbagai entitas yang berkaitan dengan kejadian (barang/jasa perusahaan,agen internal,agen eksternal,dan buku besar). Manfaat tabel induk untuk menghemat waktu entri data dan ruang penyimpanan.
Kunci utama (primary key) adalah atribut-atribut yang secara unik mengidentifikasi record di tabel.  Kunci asing (foreign key) adalah field di tabel yang merupakan kunci utama di beberapa tabel lainnya. Kunci asing digunakan untuk menghubungkan satu tabel dengan tabel lainnya manfaat penghubungan tabel-tabel yaitu, untuk menghubungkan record kejadian dengan record induk, dan untuk menghubungkan 2 kejadian yang terjadi dalam suatu urutan.

BAB 6
Memahami dan Mendesain Query dan Laporan
Sistem manajemen basis data (database manajemen system-DBMS) adalah sekumpulan program yang memungkinkan anda untuk masuk,mengorganisasi,dan mendapatkan kembali informasi dari suatu basis data. Query adalah permintaan informasi dari basis data.laporan (report) adalah penyajian data yang terpola dan tersusun.
Structured Query Language (SQL) merupakan bahasa standar untuk melakukan query basis data relational. Query By Example (QBE) adalah suatu pendekatan yang lebih sederhana, meskipun kurang kuat untuk berkomunikasi dengan basis data.
Laporan daftar sederhana (simple list report) adalah daftar transaksi penjualan. Laporan perincian yang dikelompokkan (grouped detail report) adalah daftar transaksi penjualan yang dikelompokkan menurut jenis produk yang dijual dengan subtotal untuk setiap jenis produk. Laporan ringkasan (summary report) hanya memberikan ringkasan angka-angka penjualan, seperti total penjualan untuk setiap produk tanpa mendaftar masing-masing transaksi penjualan. Laporan entitas tunggal (single entity report) seperti faktur penjualan hanya memberikan perincian mengenai satu kejadian. Sebagian laporan memiliki :
1.      Header laporan yang digunakan untuk menunjukkan informasi yang diterapkan pada seluruh laporan (misalnya, nama laporan dan perusahaan,tanggal laporan,dan nomor halaman).
2.      Header halaman (page header) yang dapat digunakan untuk meentukan informasi yang tampak dibagian atas setiap halaman.
3.      Footer halaman (page footer) tampak dibagian bawah setiap halaman dan biasanya mencangkup nomor halaman.
4.      Footer laporan (report folder) terlihat satu kali di bagian akhir laporan. Footer laporan biasanya digunakan untuk menyajikan informasi ringkasan seperti total semuanya.
5.      Perincian laporan (report detail) berisi informasi utama dilaporan. Bagian perincian laporan ini menyajikan data mengenai berbagai entitas (kejadian,agen,produk dan jasa).
Daftar acuan (reference list) hanya melaporkan data acuan yang diambil dari tabel induk. Laporan status (status report) menyediakan data ringkasan mengenai barang,jasa,atau agen. Laporan status dapat dibuat dalam bentuk :
1.      laporan status perincian berkelompok (grouped detail status report) menampilkan data ringkasan dan biasanya beberapadata acuan mengenai barang,jasa,atau agen maupun kejadian (perincian yang mendukung) yang menyebabkan perubahan data ringkasan
2.      laporan ringkasan status (summary status report) mendaftar data acuan dan data ringkasan mengenai barang,jasa,atau agen.
3.      Laporan status satu barang/jasa agen (single product/service/agent status report) biasanya menyediakan daa terperinci dan mencangkup data acuan maupun data ringkasan untuk satu entitas seperti, pelanggan,pemasok,atau unsur persediaan.

BAB 7
Memahami dan Mendesain Formulir
Formulir yang dapat digunakan untuk entri data dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
1.      Formulir entry satu record (single record entry form) hanya menampilkan satu record pada satu waktu. Formulir ini digunakan untuk menambah,menghapus,atau memodifikasi data di satu record satu tabel tertentu.
2.      Formulir entri bentuk tabel (tabular entry form) menyediakan desain seperti kertas kerja untuk memasukkan banyak record di satu tabel. Jenis formulir ini seringkali digunakan untuk mencatat sekumpulan kejadian.
3.      Formulir entry multitabel (multitable entry form) digunakan untuk menambahkan data ke lebih dari satu tabel.
Data dapat dimasukkan dalam sebuah formulir dengan empat cara sebagai berikut :
1.      Agen internal mengetik data
2.      Angen internal memilih data untuk dimasukkan dengan menggunakan tabel pencarian (look-up table),tombol radio (radio button),atau kotak cek (check box).
3.      Agen internal memindai kode batang (barcode) produk atau kartu identifikasi pelanggan.
4.      Pengguna memasukkan data dengan menggunakan formulir di situs web perusahaan.
Lima unsur formulir yang memerlukan dokumentasi, yaitu :
1.      Atribut yang dicatat di tabel
2.      Atribut yang ditampilkan dari tabel
3.      Field perhitungan
4.      Kunci asing, dan
5.      Query
Elemen antarmuka formulir (form interface elements) merupakan objek-objek pada formulir yang digunakan untuk memasukkan informasi atau melakukan tindakan. Beberapa elemen antarmuka yang umum adalah kotak teks,label,fitur pencarian, tombol perintah,tombol radio, dan kotak cek.